Kiat menghemat Air dalam Rumah Tangga

8 October 2013 at 00:44 | Posted in Ceritaku | Leave a comment
Tags: , , , ,

Kebutuhan air bagi manusia adalah mutlak. Maka sudah seharusnya manusia menjaga keberadaan air disekitarnya. Karena dengan menjaga air disekitarnya juga berarti menjaga air seluruh dunia. Terlebih lagi di zaman sekarang dimana pertumbuhan penduduk meningkat sangat cepat. Lahan-lahan semakin dipenuhi bangunan-bangunan untuk memnuhi kebutuhan manusia sehingga ruang untuk air bersemayam semakin berkurang. Hasilnya, kekurangan air pada suatu saat akan terjadi.

Di daerah pedesaan atau pinggiran, air masih merupakan barang murah dan cara mendapatkannya pun mudah. Mereka tinggal menggali sumur atau mengebor tanah. Air pun langsung bisa didapat. Inilah yang membuat mereka kurang begitu peduli terhadap penghematan air.

Namun di perkotaan, kebutuhan air bersih tidak hanya mengandalkan air dari dalam tanah tapi juga PDAM sebab selain kualitas dari dalam tanah sudah tidak layak sumbernya pun langka. Oleh karena itu, penduduk di wilayah kota lebih hemat dalam penggunaan airnya.

Sebenarnya, terlepas dari apakah air itu didapat secara gratis dari dalam tanah ataukah membeli, kita harus tetap bijaksana dalam pemakaiannya. Seperti kita ketahui, jika air yang didapat dengan cara menggali sumur ataupun memompa dari dalam tanah, pasokannya semakin lama akan semakin menipis. Belum lagi dampak kerusakan yang dihasilkannya. Jika air yang ada di dalam tanah disedot secara terus-menerus, lapisan tanah di atasnya akan ambles. Ini bisa membuat permukaan tanah menjadi turun. Hal ini bisa berakibat fatal jika tanah di atasnya adalah permukiman warga.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga keberadaan air, terlebih lagi cara menghematnya, antara lain seperti dipaparkan di bawah ini:

  1. Mandi

Adalah saat dimana kita menggunakan banyak air karena mandi kita lakukan minimal sekali dalam sehari. Untuk itu, cara penghematan salahsatunya dengan menggunakan shower saat mandi. Penggunaan shower ternyata dapat mengurangi konsumsi air sepertiga dari biasanya yang kita gunakan. Jika tidak ada shower dapat juga membuatnya dengan cara sederhana. Yakni membuat shower dari botol sampo bekas ukuran sedang. Caranya, lubangi kecil-kecil di salah satu sisi badan shampoo, kemudian mulut shampoo disambung dengan selang/pipa. Pastikan sambungannya rapat sehingga tidak ada air yang menetes di sambungan tersebut. Kemudian selang/pipa ujung lain sambungkan ke kran dan shower sederhana pun siap digunakan.

 shower Gambar Shower

Sumber http://3.bp.blogspot.com/

Selain penggunaan shower, penggunaan ember penampung untuk mandi disbanding bak tetap juga dapat menghemat penggunaan air. Selama ini, penggunaan bak tetap membuat pemiliknya setiap beberapa waktu sekali harus membersihkannya. Padahal dengan menggunakan ember penampung, kita dapat gunakan air sekali waktu, sehingga tidak memerlukan pembersihan bak mandi dan penggunaannya dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Tentu ini dapat mengurangi penggunaan air.

2. Pastikan Pipa/Selang Rapat

Pastikan tidak ada pipa/selang termasuk didalamnya sambungan untuk mengalirkan air bocor sedikitpun. Sekalipun hanya tetesan. Segera lakukan perbaikan atau pergantian pada selang yang menetes. Tetasan kecil pun jika terjadi terus menerus juga menghasilkan volume yang banyak pula.

3. Tips Membersihkan Sesuatu

 Gunakan ember penampung saat membersihkan mobil atau matikan selang air saat menyabun dan baru nyalakan saat akan membilas. Seperempat jam menutup kran, Kita turut menghemat puluhan liter air.

Tidak menggunakan air bersih ketika menyiram halaman atau tanaman. Gunakanlah limbah air rumah tangga yang tidak terlalu kotor. Seperti air bekas mencuci sayuran atau daging. Atau juga Letakkan sebuah ember atau tempat penampungan dibawah kran wudhu, air yang tertampung selama berwudhu bisa digunakan untuk membersih kamar mandi, WC, atau untuk menyiram tanaman.

4. Upayakan untuk membuat sumur resapan air di tempat tinggal kita untuk mengganti air yang kita konsumsi. Hindari menghabiskan semua lahan pekarangan dengan disemen, ini untuk mempertahankan air hujan dapat meresap langsung kedalam tanah.

Yang terpenting dalam menghemat air adalah kesadaran kita karena banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghematnya. (Nsh)

*disadur dari berbagai sumber

*dipublikasikan pada situs Pusat Informasi Pengembangan Pemukiman dan Bangunan (PIP2B) DI Yogyakarta. http://www.pip2bdiy.org

 

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: