Hasil Dialog dengan Pak Kutut

14 April 2011 at 11:02 | Posted in Info | Leave a comment

Bismillah

Sebelumnya, seperti thread yang telah dikomentari banyak orang mengenai ‘Tragedi 09’ (mekso) di grup fisika teknik 09. Berikut kami sajikan uraian sederhana hasil dari ‘ngbrol-ngobrol’ dengan Pak Kutut. Oya sebelumnya lagi kegiatan ini dilaksanakan saat pertama kali KRS-an, 7 Februari 2011 banyak orang yang ikut, ada Laras, Rangga, Dio, Aku. Semoga mampu memberi hikmah.

Namun, sebelum bertemu dengan Pak Kutut kami berkonsultasi dengan Pak Gea selaku penanggungjawab sementara Bidang Akademik di Jurusan (kan aslinya pak Kholid). Niat waktu itu sebelum ke Pak Kutut hanya ingin menanyakan saran serta ‘izin’ mengenai keinginan kami untuk bertemu+ngbrol dengan Pak Kutut. Lewat Pak Gea kami sedikit mendapat pencerahan mengenai hal-hal berbau akademik sampai tipe dosen. Dari situ memang sudah hak kita untuk menanyakan lebih jauh mengenai akademis yang berkaitan dengan dosen yang memberi kuliah kita. Katanya pa Gea, Pak Kutut tu orang nya telaten. Telaten itu kayak gimana yah…pokoknya tekun, runtut, sesuai kaidah/kenyataan, ya seperti itulah.

Kemudian dari situ kami menuju pak Kutut. Saat kami masuk dia menyambut kami dengan hangat, senyuman khas pak Kutut yang mempesona..hehe..dengan baju khas ala penyanyi ‘lirikan matamu menarik hatiku’ (dubrak)

Kami awali dengan memperkenalkan diri, untuk kemudian mmnta pandangan Bapak mengenai mahasiswa sekarang umumnya dan Fistek 09 khususnya. Kami tidak langsung ingin mengklarfiikasi mengenai nilai-nilai yang terjadi, kami ingin menanyakan awalnya seperti apa pandangan bapak. Karena jika pandangan seseorang saja sudah buruk pasti melakukan sesuatu juga ga sepenuh hati (ngerti kan yang saya maksd?!).

Secara garis besar beliau berpandangan bahwa mahasiswa sekarang—termasuk Fistek09—adalah ‘didikan instan’. “sedari SD hingga SMA kalian pasti diajarin sesuatu” artinya selalu di cekoki. Nah, paradigm seperti itu yang terbawa hingga kuliah saat ini. Kalian hanya menunggu dan belajar dengan apa yang dosen berikan. Cobalah bersikap mandiri, cari dari buku, belajar, pelajari hal yang berkaitan tersebut. Pahami.

Yang saya dapat dari Pak Kutut bahwa salah satu tanggungjawab kita sebagai Mahasiswa adalah tidak hanya menggunakan materi atau teori yang didapat dari dosen, carilah referensi-referensi lain yang berkaitan. Beliau menambahkan karena di dunia kerja nanti kalian dituntut untuk bekerja sendiri, mampu berdiri sendiri dan mandiri. “kalau dari gini saja kalian tidak bisa, apa jadinya ntar” ujar Pak Kutut. Beliau menambahkan bahwa orang-orang yang dapat A (Abed dan Cecep) merekalh yang sudah siap untuk mandiri.

Kemudian, kami menyinggung masalah nilai, kami mengajukan pertanyaan kalo angkatan terdahulu (06 keatas) memiliki nilai-nilai yang lebih baik dari kita. “Itu kesalahan saya, waktu itu saya masih terlalu baik” jawabnya. “Sebenernya mereka ga lebih sama seperti kalian, hanya saja waktu itu saya menilai tidak seperti keadaan aslinya, hanya beberapa tahun belakangan ini saya menerapkan nilai yang asli/sesungguhnya” tukasnya (yaelah…ada temennya brarti).

Tak lupa beliau juga memotivasi dan mengingatkan kita bahwa janganlah bertujuan pada nilai, tapi bertujuanlah pada apa yang kita capai, yaitu ilmu. Kalian belajar untuk menuntut ilmu, maka output nya adalah ilmu tersebut. “Nilai itu bisa dibuat-buat” ujarnya

Well, sadis memang tapi itulah beliau. Saat kami beradu muka aku jadi tersadar dan terhipnotis, ya memang selama ini ternyata usahaku belum lah terlalu maksimal jika melihat dari apa yang beliau sampaikan. Tapi, ini belumlah terlambat. Mari kita perbaiki. Bukankah orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemaren. Tetap focus, tetap menuntut ilmu, tetap beramal, tetap semangat biar bisa makan-makan. Sukses!

Oya..kami sempet ngerekam hasil wawancaranya..ada di Laras Fadhilah. Minta aja ke dia *kalo masih ada.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: