Masa Paling Indah

29 May 2010 at 10:52 | Posted in Ceritaku | 3 Comments

Kata orang, masa SMA adalah masa paling indah. Itulah mengapa aku beri judul postingan ini. Tapi untuk yang satu ini, aku sangsi kalo kisah ku ini kisah paling indah, melainkan salah satu kisah paling bermakna. Malahan ini bukan kisah, tapi ulasan. Sebenarnya, tulisan ini terinspirasi dari hasil blog walking. Kulihat posting dari salah satu blogger mengenai masa-masa—indah –di SMA-nya. Pernah suatu kali guru biologiku berkata “namanya teman sma itu ga bakalan lupa, beda sama temen tk, sd, ato smp. Soalnya, masa-masa itu masih terjadi perkembangan menjadi bentuk morfologi yang terakhir, beda dengan sma. Hampir seluruh kondisi tubuhnya telah mencapai kematangan sempurna”. Rasional juga. Sekedar tahu saja. Aku hidup nomaden, seperti di zaman purba. Datang, pindah, datang, pindah. Saat SD pun aku telah pindah 3 kali. SMP dan SMA sekali. Akhirnya, aku lulus dari salah satu SMA terbaik di Surakarta (^^).

“Kawan, jangan tanya berapa banyak kenangan yang telah tercipta. Jangan pula mengingatkanku akan kalian karena aku selalu mengingatnya. Pernah aku merasa kecewa dengan sikap kalian, tapi itu hanya menambah rasa kekeluargaan kita, bukan begitu? Saat diperantauan, terkadang aku masih merasa homesick, masih sangat menginginkan masa-masa dulu.”

Sekolah ku adalah sekolah dengan daerah terluas di kota Surakarta. Saat aku sekolah disitu, pembangunan sedang gencar-gencarnya. Ga enaknya, kalo misalnya pembangunannya itu selesainya setelah kita lulus. Huft..kita ga bisa nikmatin tuh bangunan keren+bagus. Padahal kita udah bantuin bayar, yakan…?!

Aku pindah ke solo kenaikan kelas 2. Ada kisah unik, saat pertama kali masuk, ak diberi kelas ipa1. Setelah aku berkenalan dengan anak2 ipa1 kami duduk di teras kelas dan ngobrol kenalan panjang lebar. Tiba-tiba guruku datang dan menyuruhku pindah kelas ipa2. Hmm…padahal waktu itu kita udah mulai asyik-asyikan…ehh…disuruh pindah. Tapi aku tidak menyesal ternyata kelas yang kudapati kemudian sangat menarik bagiku. It’s amazing guys….

Sepakbola

Aku sangat suka mengolah si kulit bundar. Pertama kali datang, teman2 sekelas langsung kuajak bermain bola. Tau sendiri, predikat sekolah terluas adalah karena sekolah ini memiliki lapangan sepak bola! Kemudian sejak saat itu, latihan sepak bola pun rutin dilakukan, setiap sabtu sore biasanya.

Organisasi

Aku tidak terlalu banyak melakukan kegiatan organisasi. Selain karena aku harus beradaptasi dengan lingkungan sekolah, aku pun juga beradaptasi dengan  kehidupan kostku. Biasalah anak kos… sebenernya aku juga sangsi dengan organisasi di sekolahku. Berbeda sekali dengan organisasi sma ku sebelumnya. Mungkin itu juga jadi factor kenapa aku ga ikut organisasi.

Oh ya, satu pengalaman menarik bagiku. Saat itu rohis sedang ingin mengadakan acara rutin tahunan. Ak tidak menyangka diundang untuk mengikuti musywarah pembentukan panitia. Padahal aku kan nashril *emang; GeJe*. Tiba-tiba aku diajukan untuk menjadi ketupat (ketua panitia), dan mereka secara aklamasi menyetujui. “Bisa apa aku? Aku kan ga ngerti apa2 disini?aduh…ya mohon kerjasama nya saja” perkataan pertama kali setelah terpilih. Terimakasih kawan.

Guru Paling Berkesan

Kelas 3 adalah salahsatu kisah paling berkesan,palagi kelas XII A2 *narsis*  termasuk memiliki guru-guru yang SUPERB! Kita mulai dari guru Matematika. Siapa ya namanya?? Panggilannya sih bu Kris, lupa nama lengkapnya. Sosok guru pernah menjadi guru terfavorit di sma ku. Beliau ini terlihat galak memang, sangar *bukan bgtu??*. Tapi sebenernya dia baik hati, tidak sombong, dan  rajin menabung *nah lo…Ga Jelas*. Menurutku, dia pengajar yang strategis, berpengalaman menghadapi tipe2 murid GeJe (Ga Jelas) kayak kita-kita *kita?? Lw kali ama kebo!*. Sayang seribu sayang, dia bukan merupakan guru paling berkesan versiku, tapi hanya berkesan *saya bukan pendukung bu kris..^^v*.

Guru kedua, adalah *jeng…jeng…* Ibu TINI…Beliau mengajar fisika. Jujur saja, beliau lah guru yang membuat saya bangkit, semangat, mencintai fisika, tidak hanya fisika sebenarnya tapi semuanya. Gaya pengajarannya yang khas juga menarik membuatku jatuh hati padanya *cie..cie….*. Aku sangat menaruh hormat padanya. Beliau sosok yang istimewa bagiku, terimakasih bu…*T_T*. Aku sangat ingat dengan ciri khas beliau saat mengajar, yaitu ucapan “ya begitu….”, kalo saja ak saat itu bisa merekamnya, akan ku upload disini kawan.

Guru ketiga. Bu Muji. Dia mami kami, maksudnya wali kelas kami. Muda, energik, potensial adalah beliau menurutku. Beliau mengajar biologi. Pembawaannya yang tegas dan energik membuat kami menyebutnya dengan ibu cool *hah…emang bener tah shrill…??? kayaknya kita ga pernah ngasih sebutan itu, (pikiran tiba-tiba dari teman sekelasku)*. Kalo ditanya tentang ciri khasnya apa?pasti kawan-kawan setuju kalo ciri khasnya selalu menyisipkan atau bercerita tentang keluarganya saat mengajar.

Untuk guru-guru selanjutnya, agan bisa bercerita atau kasih komen-komen dibawah ya…

Teruntuk semua kawan di sma 6 surakarta, terkhusus kelas XII Ipa 2 angkatan 2008… Don’t remember me about reminding me to remind U, I ALWAYS DO.

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. webnya mantappp

  2. kelas 3 pling bRksan… ayo da siapa????


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: