S.O.E.K.A.R.N.O
8 August 2011 at 15:59 | Posted in Ceritaku | Leave a commentTags: bangsa Indonesia, kebanggaan, kegigihan, Soekarno
bismillah
“Dia adalah orang yang Luar Biasa..” (Ratna Sari Dewi Soekarno)
Malam ini, ingin aku tuliskan sebuah gejolak dalam diri baik pikiran maupun hati mengenai dia, Soekarno. Jemari ini terasa bergetar saat menulis namanya. Gejolak ini semakin kuat setelah melihat tayangan tvone yang mewawancarai Ratna Sari Dewi Soekarno. Ya, dialah salah satu istri Bung Karno.
Acara ‘bukan jalan-jalan biasa’ itu mampu memberikan efek diluar kebiasaan bagiku. Mewawancarai salah satu istrinya dan bercerita tentang semua termasuk Bung Karno memberikan rasa yang menggugah.
Bagiku, Soekarno adalah seorang yang tegas, kharismatik. Pertama kali lihat foto dan video-video yang diputar, aku langsung sadar betapa ia sosok yang hebat dan arrgh… kata-kataku tak mampu mengungkapnya. Terlebih lagi saat Dewi Soekarno menceritakan lebih tentang beliau.
Ia adalah orang yang luar biasa, sebut Dewi Soekarno di akhir wawancaranya. Sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa sebuah kebanggaan dia bisa bertemu walau sekejap dengannya, begitulah inti yang aku dapatkan di sesi akhir wawancaranya.
Aku tak menampik sisi negatif dari seorang Bung Karno. Namun, bagiku, sisi negatif tersebut mampu menjadi adonan indah dan kuat akan cerita yang melegenda dan terpana (argh sekali lagi, sulit untuk kuungkapkan dengan kata-kata) bahwa aku mengaguminya.
Ratna Sari Dewi Soekarno mengungkapkan bahwa ia tidak bisa memaafkan Pak Harto setelah apa yang dia lakukan terhadap Bapak (Soekarno). Ia (Bung Karno) yang telah membangun dan membentuk kemerdekaan Indonesia dikhianati oleh Pak Harto, Dewi tidak bisa memaafkannya. Setelah kejadian 1965, Soekarno bercerita pada Dewi bahwa ia cemas dan takut bahwa bangsaku akan kembali kepada sebelum kemerdekaan.
Pun begitu berbicara mengenai hubungan luar negeri dengan Malaysia dibawah kepemimpinan Bung Karno. Dewi bercerita bahwa Bung Karno tidak akan membiarkan Malaysia memperbudak bangsa Indonesia, tidak seperti sekarang yang harga diri kita mudah diinjak-injak. Dahulu, bangsa Indonesia meskipun miskin, bangsa kita sangat dihargai di dunia internasional. Memberiku semangat yang bergelora membuncah. Sulit kubayangkan Indonesia dibawah kepemimpinan Soekarno karena keberaniannya, strateginya, dan kharisma juga teladannya. Sayang seribu sayang aku tak dapat merasakan kepemimpinannya.
Aku bayangkan, Soekarno telah meletakkan dasar-dasar kepribadian insan luar biasa pada bangsa Indonesia kala itu. Dan entah apa jadinya jika ia terus berlanjut (tidak terputus oleh pak harto) hingga generasi sekarang ini. Sekali lagi, sungguh kata-kataku tak bisa mewakili kekagumanku akan kegagahan Indonesia jika ini terjadi.
Diri ini terus bergejolak. Soekarno. Nama yang masih terus mengiang. Banyak bercerita negeri ini tentang dirinya. Ia berani untuk menghadapi masalah dengan kaki sendiri, berdikari. Ia membuat bangsa Indonesia sadar akan kekuatannya dan yakin bahwa kita mampu. Beliau membuat sadar bahwa Indonesia adalah bangsa yang hebat dan gagah meski kita miskin tak punya, tapi kita punya harga diri, harga diri yang tak mudah untuk dihapusi dan ditindihi.
Sebuah kebanggaan tersendiri kala aku sadari, bahwa aku dan Indonesia pernah memiliki pemimpin seperti ini.
22:50
08082011
Leave a Comment »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.